Ada banyak hal menarik tentang kain tenun yang membuatnya istimewa, baik dari segi budaya maupun keindahan. Beberapa di antaranya:
1.Setiap motif punya makna
Motif pada kain tenun biasanya tidak dibuat sembarangan. Ada simbol-simbol yang mencerminkan status sosial, doa, filosofi hidup, hingga hubungan dengan alam dan leluhur. Misalnya, tenun ikat Sumba punya motif kuda yang melambangkan kekuatan dan kebebasan.
2.Teknik turun-temurun
Keterampilan menenun diwariskan dari generasi ke generasi, sering kali dari ibu ke anak. Proses ini juga sarat dengan nilai budaya, karena menenun dianggap bukan sekadar keterampilan, tapi juga identitas dan kebanggaan komunitas.
3.Prosesnya sangat rumit dan butuh kesabaran
Untuk menghasilkan selembar kain, bisa butuh waktu berbulan-bulan. Dari memintal benang, mewarnai dengan pewarna alami (seperti daun, akar, kulit kayu), hingga menenun dengan alat tradisional.
4.Pewarna alami yang unik
Banyak kain tenun tradisional masih menggunakan pewarna alami dari tumbuhan, misalnya indigo untuk biru, kunyit untuk kuning, atau akar mengkudu untuk merah. Proses pewarnaan ini juga melibatkan ritual tertentu di beberapa daerah.
5.Setiap daerah punya ciri khas
Tenun Bali, Sumba, Flores, Minangkabau, Kalimantan, hingga Sulawesi, semuanya berbeda. Misalnya, songket Minangkabau terkenal dengan benang emasnya, sedangkan tenun ikat Sumba dikenal karena motif simbolik yang kuat.
6.Dipakai dalam upacara adat
Kain tenun sering digunakan dalam acara penting: pernikahan, penyambutan tamu, hingga ritual keagamaan. Ada yang khusus hanya boleh dipakai oleh bangsawan atau tetua adat.
7.Diminati dunia internasional
Tenun Indonesia sering tampil di fashion show dunia karena keunikannya. Banyak